Assalamu’alaikum warahmatullah…..

lisanku sering mengucap doa salam keselamatan ini, tapi bagiku hampa selain ritual memulai sesuatu. Jika dikau merasa hal sama, teruskanlah membaca

rumit jika aku berkutat dengan apa definisi salam, apa dasar hukumnya dan bagaimana faedahnya. Sudahlah, cukuplah aku berbusa-busa seperti itu di dunia broadcasting, aku hanya ingin mengatakan ada yang salah dengan hati kita, dengan kepekaannya ketika simbolisme ucapan hanya berhenti di mulut saja

jangan pernah berharap menemukan tulisan yang runut di blog-blog personal. Ini hanya tafsir harian akan akutnya perasaan dan fikiran yang menyelimuti otakku. Tadi aku berbicara mengenai hati dan kepekaannya, hmmm sampai kapan kita akan benar merasakan nuansa dekat dengan tuhan dalam arti yang sesungguhnya ? kekecewaan datang bertubi-tubi. Dan hari ini parade kekecewaan itu melanda institusi padepokan kaki merapi. Satu konklusi emosional muncul tepat jarum menunjukkan angka 6 dan antara 1 dan 2. Selepas tidur siang nyenyak dalam khotbah-khotbah keagamaan rutin, padepokanku ini memunculkan satu stigma ini “Padepokan kaki gunung merapi tidak toleran terhadap murid padepokan yang miskin”

“perjuangan” semenjak dhuha benar-benar berakhir dengan statement emosional itu, dan murid miskin sepertiku ini harus kembali berhitung, apakah akan meneruskan ke grha pramana untuk sekedar memindah tali toga, atau cukup, berhenti disini ?

kecamuk, dan emosional aku memutuskan cukup !!

tuhan itu maha segalanya, pada saatnya nanti dengan sangat indah, Dia akan memberikan peran besar untukku jika saatnya aku siap, tapi sayangnya tidak melewati padepokan ini.

Advertisements

24 thoughts on “peran besar

  1. @pnji, klo tafsirn sdrhnany mgkn emg gt,nji..tp kykny seorang hpid ga sgampang gt deh jln pikirany..
    Bs jd lbh gampang lg..
    Btw barakallah y,nji..

    @hpid, tnggal slangkah lg pid.. Klo mw knpa ga dr smester dlu aj?!

  2. p***h kamu…
    ho ho ada kesempatan b@L@5.

    suatu ketika Socrates bertemu dengan sahabatnya pedagang yang ingin menjadi kaya raya. mereka berdialog/ciri khas Socrates/ dan akhirnya socrates hanya mengatakan
    “Sobat, sebenarnya keputusan terakhir kamu sendiri yang memutuskannya. hanya saja putuskan dengan kesadaran dan keinginanmu sendiri, bukan karena faktor luar yang memaksamu untuk menjadi kaya”

    jadi, Umar Hakim mengatakan padamu “Sobat, sebenarnya keputusan terakhir kamu sendiri yang memutuskan. hanya saja putuskan dengan kesadaran dan keinginanmu sendiri, sebab yang kau putuskan dengan sadar itu adalah benar secara SUBJEKTIF…” howdy

    1. @ panji mungkin bukan senin minggu ini nji, ntah senin kapan..
      @ irma kayak sinetron saja cerita hidup saiyah ini
      @ kang edi, hahaha yang lulus udah beda maqom..

  3. he he…
    namanya juga usaha gan.. cari nama malah dapetnya cuman hak1m… eh itu pake angka 1 bukan i jadi kalo bacanya mungkin hak/satu/m umar haksatum… hmm..

    sinetron ato gak sebenarnya keliatannya agan sendiri yang nentuin. takdir ada hukum kausalitas dan ada yang gak ada kausalitas. kalo kuliah mah keliatannya kausalitas deh… apa bukan?

  4. antm mrasa ky sinetron to?dlht dr kisah yg mn,pid?
    tp klo mw bnr2 jd sinetron aj,lmyn hslny bwt modal usaha..
    bukankah qt emang aktor/aktris d sinetron kehidupan y?skenariony kn udh ada..

  5. kholifah dan abdillah, itu suatu peran besar kan, mz?
    sangat besar bahkan…
    jalani dulu aja, kampusmu (aku harap juga jadi kampusku besok) hanya saksi dari bagian kecil dalam peran besar itu…
    hehe, sok banget…

    1. @all kita sudahi aja kalau begitu, toh aku menulisnya dengan catatan, “emotion”, muncul yang buruk-buruk. teringat seorang kawan, blog ini termasuk blog lama suram, muram, durja, tak ada cahaya. ada benarnya ada tidaknya, setidaknya ini tempat sampahku, jadi nuwun sudah sudi mengais-ais sampah ini

  6. pid..pid…. antum bilang gitu tetep aj ‘teman-teman’ setidaknya yang merasa teman antum sudah kenal blog ini, buka blog ini…
    klo pun ditutup ganti yang baru pun tetep aja dikunjungi..

  7. …………
    ” Tuhan itu Maha Segalanya,pada saatnya nanti dengan sangat indah, Dia akan memberikan peran besar untukku jika saatnya aku siap,………
    AMIIIN ya ALLah ya Rabbal ‘alamin…

  8. paling-paling cuman numpang koment bro
    bukan mengkomeni ente, kadang kalo ane liat sich
    banyak yang koment ke komentnya sendiri dibanding
    koment ke tulisan orang….

    lovemyself gitu

  9. There is visibly a bunch to realize about this. I consider you made various good points in features also. kcdbedaedegg

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s