judulnya ngasal, manusia ini yang message ketika data2 primary di laptopnya yang minta tolong ane install hilang, lost dan tidak terselamatkan, reaksinya “separuh jiwaku pergi….” maafkan kawan aku sudah berusaha hehehe. Tapi baru nyadar kalo mulai satu-satu jiwa Biro Media Opini pada pergi. Kawanku ini yang keempat, siapa lagi yang mau nyusul ?
bodohnya baru ngerasa kehilangan (swiiing….soundtrack :time to say goodbye). Pernah ngerasain hal kayak gini doeloe ketika di shalahuddin, waktu itu walo ditinggal sementara di kaderisasi tinggal ber 3 mana satu sakitnya kambuh…pengen teriak, “dimana kalian ketika dibutuhkan?” eh tiba-tiba ada yang nyeletuk, “lah ente dimana ketika sepanjang tahun dibutuhkan!!!”
baiklah, sebulir kata tak cukup kan…tinggal sebulan lagi amanah ini akan purna, satu-satu BIMOers sudah beranjak, dimulai dari suhu Irma. sesepuh BIMO yang harus meninggalkan jogja karena menikah, eh bukan karena lulus kuliah. Dari beliaulah ketika masi di puncak nglanggeran dapat gosip daku akan di BIMO tahun depan..kali ini pertama kali dapet amanah bersyukur hehehe. Irma yang sebentar lagi jadi ibu, sudah jauh meninggalkan kami dalam dunia kanak-kanak autis yang susah untuk mengeja kata D-E-W-A-A-S , susah kan…
Ayu..sang cerpenis yang dibajak hanya karena dia di daarush shalihat !! endaklah, karena ayu masuk editing BIMO jadi berasa ilmiah, berasa jurnalistik dan sya’ri tentu saja. Tak lama ya mbak ayu, karena lagi-lagi ceremonial di GSP harus memisahkan kami, Ayu yang kini jadi penegak syariat dengan mewarisi tradisi para ulama dengan menaklukkan jakarta, bukan sebagai professional muda dan corporate internasional, tapi sebuah ma’had dakwah, barakallah…
Robi !! ane bingung mendeskripsikan ini orang. Terlampau besar untuk BIMO, namun apa daya pengalaman menerbitkan bulletin kontroversial dan menggegerkan UGM harus direkrut, seperti sayyid qutb ketika dibiarkan dengan pemikirannya dan akhirnya bergabung dalam dakwah, tapi orang ini beda harus diselamatkan !! Ah robi, sigap, responsible dan ndak perlu banyak cing cong hehe…semoga tidak mendzalimi antum dengan di BIMO kan…salahkan arman, jangan saya
and the last, walo statusnya ampe januari namun raganya akan ada dijakarta. Panji Arohman (ga pake r dobel). ustad salim menyebut panggilan muhammad untuk umar adalah ya ukhayya (duhai akhiku sayang) ga berlebihan kan klo ane menyebut manusia ini ya ukhayya !! tanpa disadari berkat kenal panji dan akhirnya kenal dengan kader-kader jakarta,mengantarkan ku dengan profesiku sekarang, an announcer. i love jakarta, amazing aja di tengah kerasnya kota itu muncul kader-kader dakwah dan dengan tidak kehilangan jakartanya..lovely!! ehm ga cukup paragraph mungkin buku kali ya buat ngegambarin ini manusia..tapi dicukupkan saja nanti klo lebih dari itsar jadinya pengkultusan hehe, good luck nji, afwan buat laptop lo, makasih juga buat sore di depan wahana kemaren, berasa de ja vu dan soundtrack semua lagu mellow tiba-tiba plug and play di sepanjang jakal…
howdy ada yang mau nyusul keluar dari BIMO ?
saiyah saiyah…(berebut….)
Barusan Comments